PADANG — Saat dikonfirmasi wartawan terkait keberadaan kendaraan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Barat diketahui sedang berada di Semarang Jawa Tengah dalam rangka menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXXI tahun 2026.
Kakanwil menjelaskan bahwa sebelumnya tidak tahu mengenai adanya penggunaan pelat hitam pada mobil dinas. Justru dapat informasi dari pihak media yang mengkonfimasi kebenaranya, “sekarang Saya sedang berada di Semarang untuk menghadiri pembukaan MTQN XXXI, Mengenai penggunaan pelat hitam pada kendaraan tersebut, saya baru mengetahuinya,” tutur Mustafa
Kakanwil: Tidak Ada Arahan Menggunakan Pelat Hitam
Menanggapi pemberitaan yang mengaitkan penggunaan pelat hitam tersebut dengan upaya menghindari wartawan dan publik, Kakanwil menegaskan bahwa dirinya tidak ada memberikan arahan untuk menggunakan pelat hitam dengan tujuan menyembunyikan identitas kendaraan.
Menurutnya, penggunaan pelat tersebut merupakan tindakan teknis yang dilakukan driver ketika pelat merah kendaraan sedang diperbaiki, dan hal tersebut diketahuinya setelah dikonfirmasi pada driver.“jadi tidak benar sebagai upaya menghindari wartawan atau publik. Saya justru baru mengetahui persoalan ini setelah mendapat konfirmasi dari media,” tegasnya.
Kakanwil menghargai perhatian media dan masyarakat terhadap penggunaan fasilitas kedinasan. Menurutnya, setiap pertanyaan terkait fasilitas pemerintah merupakan hal yang wajar dan perlu dijawab secara terbuka berdasarkan fakta.
Ia berharap penjelasan mengenai posisi dirinya yang sedang berada di Semarang serta kronologi yang disampaikan oleh drivernya dapat memberikan gambaran utuh mengenai penggunaan pelat tersebut.
Katim Humas Jelaskan Kronologi Penggunaan Kendaraan pada 10 September
Eri Gusnedi Ketua Tim Humas dan Komunikasi Publik Kakanwil Kemenag Sumbar memaparkan kronologi penggunaan kendaraan dinas pada Kamis, 10 September 2026.Sekitar pukul 07.00 WIB hingga 08.30 WIB, kendaraan digunakan untuk mengantar Kakanwil Kemenag Sumbar menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) bertolak ke Semarang, Jawa Tenga menghadiri pembukaan MTQN XXXI, dan mobil kembali ke kantor.
Sekitar pukul 10.00 WIB, kendaraan dibawa ke tempat reparasi pelat nomor, karena pelat merah sudah mulai memudar, dan penggunaan pelat hitam yang merupakan pelat mobil itu, ketika registrasi awal sebelu pelat merah.
“pelat BA 1527 B adalah nomor plat awal sebelum mendapatkan nomor plat 28 dari Pemprov sumbar” jelas Eri.





