Advertisement

Selamat dan Sukses Empat Tokoh NU Sumatera Barat Masuk Kepengurusan PBNU Masa Khidmat 2026–2031

Padang — Empat tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Sumatera Barat diberi amanah dalam kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026–2031. Keempat tokoh tersebut yakni KH. Moch. Chozien Adenan sebagai Rais PBNU, Prof. Dr. H. Asasriwarni, MH. sebagai A’wan PBNU, Prof. H. Ganefri, Ph.D. sebagai Wakil Ketua Umum PBNU, serta H. S. Suleman Tanjung, M.Pd. sebagai Wakil Sekretaris Jenderal PBNU.

Susunan kepengurusan PBNU masa khidmat 2026–2031 secara resmi diumumkan pada Rabu, 30 September 2026. Dalam susunan tersebut, KH. Moch. Chozien Adenan tercatat sebagai salah seorang Rais, Prof. H. Ganefri sebagai Wakil Ketua Umum, H. S. Suleman Tanjung sebagai Wakil Sekretaris Jenderal, dan Prof. Dr. H. Asasriwarni sebagai A’wan PBNU.

Keempat tokoh NU Sumatera Barat ini memiliki rekam jejak, KH. Moch. Chozien Adenan sebelumnya sebagai Rais Syuriah PWNU Sumatera Barat dan Prof. Ganefri Ketua Tanfidziyah PWNU Sumatera Barat. Sementara Prof. Asasriwarni pernah menjabat Rais Syuriah PWNU Sumatera Barat dan H. S. Suleman Tanjung juga tercatat pernah menduduki jabatan Sekretaris PWNU Sumatera Barat.

Pimpinan Wilayah Pagar Nusa Provinsi Sumatera Barat mengucapkan Selamat atas amanah dan doa agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dalam bimbingan Allah SWT sehingga membawa kemaslahatan bagi NU, khususnya di Sumatera Barat.

“Selamat dan sukses atas amanah yang diberikan kepada KH. Moch. Chozien Adenan sebagai Rais PBNU, Prof. Dr. H. Asasriwarni, MH. sebagai A’wan PBNU, Prof. H. Ganefri, Ph.D. sebagai Wakil Ketua Umum PBNU, serta H. S. Suleman Tanjung, M.Pd. sebagai Wakil Sekretaris Jenderal PBNU masa khidmat 2026–2031” tutur Eri Pangulu Sutan Ketua PWPN Sumbar.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan taufik, kesehatan, kekuatan dan kemudahan dalam mengemban amanah ini, serta senantiasa memberikan kecintaan dan keridhaan-Nya dalam setiap langkah pengabdian untuk kemajuan Nahdlatul Ulama, umat, bangsa dan negara. Aamiin” doanya.

Masuknya tokoh-tokoh NU Sumatera Barat ke dalam kepengurusan PBNU menjadi bagian dari perjalanan pengabdian warga Nahdliyin di Ranah Minang dalam berkhidmat pada level nasional, membawa babak baru untuk perkembangan dan kejayaan NU masa depan. (egn)