Advertisement

Konfercab PCNU Kota Bukittinggi Ditunda, Peserta Belum Penuhi Kuoram

Bukittinggi – Pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bukittinggi yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (6/6/2026) ditunda karena jumlah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) yang hadir belum memenuhi ketentuan kuorum sebagaimana diatur dalam peraturan perkumpulan (Perkum).

Hal ini disampaikan Sekretaris Karateker Eri Gusnedi di ruangan kerjanya Minggu 07/06/26, “Konfercab belum memenuhi kuoram dilihat dari MWC yang membawa surat mandat, namun dilahat dari kehadiran pengurus MWC, Kader dan warga Nahdliyyiin luar biasa antusias hadir kelokasi rencana pembukaan” tuturnya

“MWCNU Guguk Panjang hadir Rais Syuriah, Katib, Ketua Tanfidziah dan sekretaris, MWCNU Mandiangin Koto Selayan hadir Rais Syuriah, Katib, Ketua Tanfidziah dan MWCNU Aur Birugo Tigo Baleh Ketua Tanfidziah, jika dilihat dari sisi kehadiran ketua Tanfidziah maka kehadiran seratus parsen, dari Rais Syuriah hanya minus 1 orang” tambahnya

Eri menjelaskan bahwa penundaan Konfercab disebabkan belum terpenuhinya persyaratan kehadiran peserta dan bukan karena adanya pelanggaran terhadap aturan yang berlaku.

“Konfercab mesti dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama se-Kota Bukittinggi dengan membawa surat mandat,” ujar Eri.

Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan persiapan hingga pelaksanaan Konfercab telah dilaksanakan sesuai ketentuan organisasi yang berlaku. Menurutnya, semuanya sudah sesuai regulasi atau perkum yang berlaku.

“Keputusan ini diambil demi memastikan peserta Konferensi bisa hadir sesuai ketentuan, sehingga tahapan konferensi dapat berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai dengan peraturan perkumpulan” lanjutnya.

Eri berharap pelaksanaan Konfercab dapat dijadwalkan kembali dalam waktu yang tidak terlalu lama. Dengan terpenuhinya kuorum, tentunya proses pemilihan kepengurusan dan pembahasan program organisasi dapat berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

“Semoga penundaan ini, tidak mengurangi semangat warga Nahdlatul Ulama di Kota Bukittinggi untuk terus menjaga soliditas organisasi serta menyukseskan agenda regenerasi kepemimpinan demi kemajuan NU di masa mendatang” harapnya. (And)

Sabtu, 06 Juni 2026 di Nikata Hotel Kota Bukittinggi