Padang — Perguruan Binuang Sati sebuah lembaga berbadan hukum, ketua pendirinya Buya Eri Gusnedi Pangulu Sutan, MA, perguruan ini fokus melestarikan tradisi Minangkabau, terutama silat, randai, pasambahan, dan tari tradisional. Berlokasi di Sungai Bangek, Balai Gadang, Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.
Menurut Buya Eri beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan secara rutin diantaranya :
- Silat Tradisional : Melatih silat Minangkabau untuk meningkatkan kemampuan fisik dan mental generasi muda.
- Randai : Pertunjukan teater tradisional Minangkabau yang menggabungkan unsur seni dan budaya
- Pasambahan : Upacara adat untuk menghormati tamu atau memperingati acara penting. “Insyaallah dalam waktu dekat ini, perguruan ini berencana mengembangkan kemampuan religius kerohanian melalui majelis dzikir” ujar Buya Eri.
Majelis Dzikir Sirrul Faathihah Hubbul Wathan Perguruan Binuang Sati akan menjadi wadah menempa rohani bagi anggota perguruan Binuang Sati, “ini akan kita kolaborasikan kegiatan pasambahan dilaksanakan bergilir dirumah anggota, sebelum dzikir terlebih dahulu tuan rumah (sipangka) dan anggota yang datang melakukan (sialek) pasambahan” tutupnya ketika diwawancarai terkait perkembangan Perguruan Binuang Sati Sumatera Barat di ruangan kerja, Jum’at, 24/10/25. (and)





