Advertisement

Meningkat Signifikan, 6.783 Peserta Ikuti OMI 2026 Tingkat Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat

Padang, Humas — Semangat kompetisi dan budaya berprestasi peserta didik madrasah di Sumatera Barat semakin menguat. Sebanyak 6.783 peserta mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 Tingkat Kabupaten/Kota yang dilaksanakan serentak pada 33 titik lokasi (Tilok) di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Barat, 7–9 September 2026.

Pelaksanaan OMI 2026 tingkat kabupaten/kota ini menjadi salah satu momentum penting dalam memberikan ruang kepada peserta didik madrasah untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan potensi dan talenta, sekaligus membangun budaya kompetisi yang sehat di lingkungan pendidikan madrasah.

Hal ini, disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Tan Gusli, “Jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Tercatat sebanyak 6.783 peserta, atau meningkat 876 peserta dibandingkan pelaksanaan tahun 2025 yang berjumlah 5.907 peserta.” ujarnya, Senin 07/09/26 di Ruang Kerja.

Pelaksanaan kompetisi berbasis Computer Based Test (CBT) dilaksanakan selama tiga hari berdasarkan jenjang pendidikan. Pada 7 September 2026, kompetisi diperuntukkan bagi peserta jenjang MA/SMA. Selanjutnya, 8 September 2026 untuk jenjang MTs/SMP, dan 9 September 2026 untuk jenjang MI/SD.

Lebih lanjut Tan Gusli menyampaikan bahwa Pembukaan serentak 07 September 2026 se Sumatera Barat, “OMI ini serentak dilaksanakan di 33 titik lokasi, ini menunjukkan besarnya antusiasme madrasah dan peserta didik dalam mengikuti OMI 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan madrasah yang kompetitif, inovatif dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik” tutur Tan Gusli.

OMI tidak sekadar menjadi ajang untuk menentukan siapa yang memperoleh nilai terbaik. Lebih dari itu, OMI merupakan ruang untuk menemukan dan mengembangkan talenta peserta didik, mengasah kemampuan berpikir, membangun kepercayaan diri, menumbuhkan semangat sportivitas, serta mendorong lahirnya inovasi dari madrasah.

Pelaksanaan OMI 2026 mengusung tema:“Islam, Sains dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.”

Tema tersebut menegaskan pentingnya membangun generasi madrasah yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki pemahaman keislaman, kepedulian terhadap lingkungan, kemampuan berpikir kritis dan semangat berinovasi.

Peningkatan jumlah peserta OMI di Sumatera Barat menjadi indikator positif semakin tumbuhnya budaya berprestasi di madrasah. Dari kompetisi di tingkat kabupaten/kota, para peserta terbaik nantinya diharapkan dapat terus mengembangkan kemampuan untuk berkompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.

“Selamat berkompetisi kepada seluruh peserta OMI 2026 di Sumatera Barat. Tampilkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas dan integritas, serta jadikan setiap pengalaman dalam kompetisi sebagai proses untuk terus belajar dan berkembang” tutupnya. (egn)