Advertisement

Lampu Penerang Jalan Umum Mati, SOP Layanan Kota Padang di Pertanyakan

Padang — Lampu Penerang Jalan Umum yang sudah lama mati, membuat masyarakat resah, apalagi ini jalan akses menuju mesjid, dimana Siswa laksanakan shalat berjamaah di masjid, dalam rangka program Smart Surau Kota Padang, namun pengaduan belum ada realisasi oleh pihak terkait.

Hal ini, disampaikan salah seorang tokoh masyarakat yang juga Ketua Pengurus Mesjid Baitul Hidayah Sungai Bangek Eri Gusnedi, “kasihan kita anak-anak berangkat ke masjid shalat berjamaah malam hari, dengan kondisi lampu jalan tidak hidup”ujar Eri, Sabtu 06/12/25

“Untuk kenyamanan siswa yang pergi ke masjid melaksanakan subuh berjamaah dalam rangka subuh Mubarakah, yang merupakan program unggulan Pemerintah Kota Padang, mesti juga memperhatikan keluhan masyarakat terkait penerang jalan” lanjutnya

Menurut Eri, laporan sudah disampaikan sebulan yang lalu melalui -Pengaduan Lampu Penerang Jalan Umum Dinas Perhubungan Kota Padang-, namun menurutnya sampai berita ini dipublis (06/12/25) lampu jalan masih banyak yang mati, padahal laporan pengaduan sudah disampaikan tanggal 30 Oktober 2025, “kita juga ragu bagaimana SOP Penanganan Pemerintah Kota Padang kalau ada pengaduan masyarakat terkait lampu jalan” tandasnya.

Pada tanggal 10 November 2025 admin pengaduan memberi jawaban melalui WhatsApp “Kita usahakan dalam minggu ini perbaikannya pak” ujar admin. Tanggal 17 November, admin menjanjikan tim akan turun.

Sekarang sudah tanggal 6 Desember 2025, menurut Eri petugas yang akan memperbaiki belum datang, Eri berharap Dinas terkait segera mengeksekusi keluhan masyarakat ini, “sebab ini terkait hajat orang banyak, disamping jalan umum, juga akses anak-anak menuju masjid, dimana jemaah dan anak-anak akan melaksanakan salat berjemaah, baik subuh ataupun Maghrib dan Isa, kita prihatin anak-anak dihantui rasa takut ke masjid karena penerang jalan yang tidak aktif, semoga pemerintah kota Padang mendengarkan keluhan masyarakat dan khusunya siswa yang akan shalat berjamaah” harap Eri berharap. (Adn)