Pasaman,Ritvone.com – Dinas DP3AP2KB Pasaman laksanakan kegiatan “Penguatan Jejaring Antar Lembaga Penyedia Layanan Perlindungan Perempuan Kewenangan Provinsi Dan Lintas Daerah Kabupaten/Kota Tahun 2022” bertempat dia Aula Kantor Dinas Pengendalian Penduduk Dan KB,Perlindungan Anak Dan Pemberdayaan Perempuan (DP3AP2KB),Kamis (16/6/2022).

Turut hadir dalam acara tersebut Rosmadeli Kabid Perlindungan Hak Perempuan Dan Anak P3AP2KB Provinsi Sumatera Barat, Rika Nofriyanti seorang Psikolog, Ermitta Kabid Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Pasaman,LKAAM,Bundo Kandung,Organisasi Kewanitaan,Pemerintah Nagari.

Rosmadeli Kabid Perlindungan Hak Perempuan Dan Anak P3AP2KB Provinsi Sumatera Barat dalam sambutannya menyàmpaikan, Saatnya kita harus bergandengtangan,sehingga Program ini bisa kita tuntaskan karena perlindungan anak itu menjadi tugas kita, Kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah merupakan kejahatan kemanusiaan.

Persoalan di Minang ini kalau kita lihat data Perlindungan anak sudah mencapai 671 Kasus makanya kita harus komitmen untuk perlindungan perempuan dan anak harus kita suarakan.

Kekerasan terhadap perempuan dan anak memberikan dampak negatif dan luas tidak hanya terhadap korban, tetapi juga berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang anak.

Pihak yang sangat rentan menjadi target perdagangan orang  untuk dieksploitasi baik secara seksual maupun ekonomi di dalam maupun di luar negeri, adalah perempuan dan anak. 

“Faktor penyebab terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak diantaranya  adalah kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan, terjebak pola hidup serba instan dan konsumtif, serta  tradisi kawin pada usia dini”,Ungkap Rosmadeli.
(Mad)