PADANG — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama Panglima Komando Daerah Militer I Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayjen TNI Hassanudin meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal Covid-19 di gedung Wanita Himpunan Bersatu Teguh “Sri Bhakti”, Klenteng, Padang Selatan, Padang, Rabu (11/8/2021).

Ikut hadir dalam peninjauan tersebut Danrem 032/Wirabraja BB, Brigadir Jenderal TNI Arief Gajah Mada, Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Edi Mardianto, Dandim 0312/Padang Letkol Inf M. Ghoffar, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Arry Yuswandi, SKM, MKM dan para pemimpin Korem 032/WRB dan Polda Sumbar.

Pangdam I/BB mengatakan kegiatan vaksinasi massal yang digelar merupakan bentuk dan peran serta TNI – Polri untuk menyukseskan Program Vaksinasi Covid-19 Pemerintah Pusat serta mempercepat proses vaksinasi bagi masyarakat guna menekan penyebaran Covid-19.

“Saya minta masyarakat yang sudah mendapat suntikan vaksin, harus tetap selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes) mulai dari memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19,” tegasnya.

Di sela peninjauan, Pangdam I/BB memberikan apresiasi kepada Ketua Yayasan Himpunan Bersatu Teguh (HBT), karena terus aktif membantu pemerintah dalam mengatasi Pandemi Covid-19 dengan menggelar serbuan vaksinasi kepada warga masyarakat disekitarnya.

“Terima kasih kami sampaikan kepada HBT yang peduli dalam penghentian penyebaran Covid-19 disini. HBT membuktikan komitmennya dalam membantu percepatan penanganan Covid-19 di Tanah Air, khususnya di wilayah Kota Padang, ucap Mayjen TNI Hassanudin.

Jendera bintang dua itu juga minta peserta vaksinasi maupun tenaga kesehatan yang ada di lokasi tetap menjaga kesehatan dengan disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan 5M dalam kehidupan sehari-hari.

“Terus patuhi Prokes 5M, terutama memakai masker. Karena masker menjadi kunci utama dalam mencegah penularan dan penyebaran Virus Corona,” sebutnya.

Senada dengan Gubernur Sumbar, ia berharap ketersediaan vaksin semakin lancar sehingga target vaksinasi dapat dicapai.

Pemerintah Sumbar terus menggenjot percepatan vaksinasi ini agar masyarakat dapat pelayanan terbaik untuk mengantisipasi Covid-19, sehingga secara bertahap peningkatan perekonomian di masyarakat berjalan baik.

“Saya ingin kesehatan masyarakat Sumbar tetap terjaga dan ekonomi tetap bertumbuh. Oleh sebab itu, dua-duanya harus bisa jalan,” ujar Mahyeldi.

Oleh sebab itu, menurut Mahyeldi, pemerintah, TNI dan Polri serta stakeholders terkait harus bersinergi untuk melakukan percepatan vaksinasi demi mewujudkan herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona.

“Kita berharap semua peserta yang melaksanakan vaksinasi, tetap jaga prokes dan gunakan masker setelah kegiatan vaksinasi,” ungkapnya. (nov)

BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR