Pasaman,ritvone.com – Wali Nagari Aia Manggih, Abdi Yusran meminta kepada Pemerintah daerah melalui Dinas PUTR Pasaman untuk bisa memberikan bantuan perbaikan saluran irigasi di Jorong Ambacang Anggang, Padang Sarai, dan Jorong Kp Padang/Paraman Dareh karena sebagian besar saluran irigasi di daerah tersebut tidak lagi berfungsi dan sudah banyak yang rusak dan tertimbun material.

Karena itu dia optimis jika saluran irigasi sudah diperbaiki semuanya dia yakin akan terjadi peningkatan pendapatan petani di Nagari Aia Manggih.

“Saat ini saluran irigasi di tiga kejorongan di Nagari Aia Manggih Kecamatan Lubuksikaping tidak lagi berfungsi (mandek), hal itu disebabkan adanya pasangan saluran irigasi yang patah dan lantai yang bocor. Kondisi ini membuat puluhan petani menjerit, karena air tidak bisa lagi mengalir,” ujar Wali Nagari Aia Manggih, Abdi Yusran saat meninjau saluran irigasi di Jorong Ambacang Anggang dan Padang Sarai, Kamis (18/3/2021).

Dalam peninjauan saluran irigasi di Jorong Jorong Ambacang Anggang dan Padang Sarai itu, Walinagari turut didampingi oleh, dua orang Tim KTPM/TPM Program IPDMIP Kabupaten Pasaman (Bappeda Sumatera Barat), Kaur Perencanaan Ikhlas Putra, dan Kepala Jorong Padang Sarai.

Abdi Yusran saat melakukan peninjauan kondisi saluran irigasi ke lokasi, mengaku prihatin dan meminta semua stekholder terkait untuk segera menanggapi persoalan tersebut.

Menurutnya, jika ini dibiarkan, dikhawatirkan hal ini akan berdampak penurunan perekonomian masyarakat yang mana sebahagian besar mata pencaharian warganya adalah bertani.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan sekali dan diperlukan penangangan yang cepat untuk mengatasinya. Kami minta semua stekholder untuk segera menyikapi inti persoalan ini. Jika tidak, petani akan terus mengalami kerugian yang besar, dan berdampak pada ekonomi masyarakat, ” terang Abdi Yusran.

Abdi Yusran menyarankan agar pihak terkait dalam hal ini Dinas PUTR Pasaman melalui Bidang Irigasi melakukan perbaikan saluran irigasi yang rusak. Penanganan dapat dilakukan dengan melakukan rehap terhadap saluran irigasi, dan pengerukan material saluran irigasi. Sehingga sumber air irigasi yang berasal dari Lubuak Rasam Jambak dapat dialirkan ke semua lahan pertanian warga di daerah ini.

“Untuk mengatasi persoalan ini perlu adanya singkronisasi Bappeda dan Dinas PUTR Pasaman. Dinas PUTR Pasaman harus melakukan perbaikan pada saluran irigasi, ” ujarnya.

Salah seorang Warga Jorong Ambacang Anggang, Bujang (46) mengungkapkan bahwa, saluran irigasi yang rusak ini sudah terjadi sejak beberapa tahun yang lalu. Dampak rusaknya saluran irigasi tersebut, masyarakat petani akhirnya tidak bisa serentak untuk turun ke sawah. Bahkan, hasil pertanian warga merosot.

Untuk itu, Bujang mengharapkan ada sulusi cepat dalam penanganan saluran irigasi yang rusak ini. Terutama pada perbaikan saluran irigasi Jorong Ambacang Anggang, Padang Sarai dan Kp Padang Paraman Dareh.

“Kami berharap semua pihak dapat mencarikan solusi. Sehingga kondisi pertanian di daerah ini kembali pulih dan memberikan hasil yang maksimal,” harapnya.

Informasi yang dihimpun dilapangan bahwa, usai dilakukan peninjauan oleh Tim KTPM/TPM Program IPDMIP Kabupaten Pasaman (Bappeda Sumatera Barat), selanjutnya hasil peninjauan saluran irigasi yang rusak di Nagari Aia Manggih tersebut akan dilaporkan oleh Tim KTPM/TPM Program IPDMIP ke Dinas PUTR Pasaman.

Disamping itu, hasil peninjauan saluran irigasi yang rusak itu juga akan diusulkan perbaikannya oleh Pemerintah Nagari Aia Manggih dalam Musrenbang kecamatan Lubuksikaping yang akan dilaksanakan pada, Jum’at (19/3/2021) ini di Aula Kantor Camat setempat. (Mad)