Pasaman,ritvone.com – Acara pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) gelombang I di aula Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja Lubuksikaping berlangsung semarak dan meriah, Senin (8/3).

Dengan menerapkan dan menjalankan protokol kesehatan, sedari pagi ruang aula penuh dengan peserta pelatihan berseragam sama hitam putih, para wanita memakai rok hitam dan kemeja putih serta kerudung hitam tampak hadir dari pagi hari.

Sedangkan laki-laki pakai celana hitam, kemeja putih dengan rambut pendek rapi model “Cepak” tanda sebagai peserta pelatihan di BLK Lubuksikaping juga hadir bersama-sama.

Tampak pada bahagian depan ruang aula di meja utama hadir Bupati Pasaman diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Yuspi. Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Pemkab Pasaman Drs. M.N Susilo, MM, Camat Lubuk Sikaping dan Kepala BLK Lubuksikaping, Haryadi.

Juga hadir berjejer pada barisan depan sepanjang kursi di ruang Aula serta deret kedua para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekretaris OPD, BUMN, BUMD dan sejumlah tokoh masyarakat.

Pembukaan pelatihan berbasis kompetensi, program Kementerian Ketenaga Kerjaan ini, secara resmi dibuka langsung oleh Bupati Pasaman diwakili Asisten II. Acara yang dimulai pada pukul 10.15 WIB itu berlangsung semarak, karena panitia menyuguhi konsep acara pembukaan mengikuti model sebelumnya dan terbilang baru dengan mengkombinasikan selingan hiburan.

Acara yang dimulai dengan laporan panitia yakni Kepala UPT BLK Lubuksikaping, Haryadi dilanjutkan dengan penayangan profil kegiatan pelatihan di BLK yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya, hingga video singkat para alumni dibeberapa negara seperti, Jepang, Malaysia, Brunei hingga di Batam, Kepulauan Riau yang sudah bekerja di Perusahaan dan Industri.

Di iringi dengan musik menggema para audiens menyaksikan dengan serius proses pelatihan PBK di UPT BLK Lubuksikaping dengan penampilan teknik pelatihan sejumlah kejuruan, hingga di akhiri dengan ucapan semangat dari para Alumni baik dalam negeri maupun luar negeri, standing aplous oleh para hadirin yang hadir di ujung penontonan video.

Acara pembukaan pelatihan yang dikemas dengan berbeda dari yang biasanya ini secara rentetan menampilkan acara pembukaan dengan menyanyikan lagu indonesia raya, pembacaan ayat suci alqur’an, dan doa untuk kegiatan/acara sebelum ke acara inti.

Setelah itu dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi oleh Bupati Pasaman yang diwakili Asisten II Setda, Kabupaten Pasaman.
Dalam sambutannya, menyampaikan untuk menekan angka pengangguran dan mencetak calon-calon tenaga kerja terampil, pemerintah tengah mengupayakan berbagai hal. Salah satunya adalah menggelorakan fungsi pelatihan di balai latihan kerja (BLK).

Dikatakan, selain untuk mencetak generasi muda yang memiliki skill dan keterampilan menghadapi perkembangan globalisasi, pelatihan di BLK diharapkan dapat memenuhi kebutuhan industri dan menciptakan wirausaha-wirausaha muda.

“Kita harus semangat menyelenggarakan kegiatan pelatihan ini, sebagaimana diketahui bahwa sudah banyak alumni BLK Lubuksikaping yang mampu menghadapi persaingan global bekerja di Luar negeri.

Dikatakan oleh Yuspi, keberadaan BLK Lubuksikaping sebagai lembaga pelatihan pemerintah terus menerus konsisten dan komit dalam mencetak generasi generasi muda yang terampil.

Dikatakan oleh Yuspi, seluruh peserta pelatihan harus serius, harus fokus mengikuti tata tertib dan aturan main, sehingga sesuai dengan standar pelatihan dan tentunya akan melahirkan hasil yang maksimal.

“Anak-anakku semua, bersyukurlah para peserta semua yang ada di ruangan ini mendapat kesempatan untuk dilatih agar terampil, manfaatkanlah dengan baik, agar mampu mengikuti jejak alumninya yang sudah bekerja diluar negeri seperti di Jepang, Malaysia, yang sudah kita tonton bersama tadi,” Ujar Yuspi.

Disisi lain, Kadis Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (Perdaginnaker), M.N Susilo mengatakan dari tahun ketahun Balai Latihan Kerja Lubuksikaping terus meningkatkan kegiatan pelatihan PBK di UPT BLK Lubuksikaping.

Pemerintah Pusat, yakni Kemnaker RI kata M.N Susilo terus menerus melaksanakan pelatihan secara Nasional, UPT BLK Lubuksikaping dalam hal ini ambil bagian dan mewujudkan cita cita Tersebut dalam upaya peningkatan Sumberdyaa Manusia. “Kegiatan ini merupakan program Kementerian dan Ketenaga kerjaan yang dialokasikan ke BLK Lubuksikaping,” ujar M.N Susilo.

Dijelaskan M. N Susilo, setiap siswa yang ikut pelatihan harus serius, sehingga dalam konteks pelatihan yang di ikuti oleh peserta dapat meningkatkan; Knowledge, Skill, Attitude.

M.N Susilo menjelaskan, kegiatan PBK di BLK juga dapat di ikuti siapa saja secara gratis, bahkan dalam sambutannya eks Asisten II Pemkab Pasaman ini menjelaskan selama pelatihan peserta akan diberikan fasilitas berupa, alat tulis kantor, tanda pengenal, modul, konsumsi, sertifikat bagi yang dinyatakan lulus, pengganti transportasi hingga kaos pelatihan.

Susilo berharap , peserta pelatihan dari 8 kejuruan yang dibuka ini dengan jumlah peserta 128 orang dapat mengikuti pelatihan dengan semangat, hingga kemudian akhir pelatihan peserta memiliki sertifikat kompetensi. Terang Susilo.

Sementra, Panitia teknis acara pembukaan pelatihan acara PBK Gelombang I di UPT BLK Lubuksikaping ini, yang juga merupakan kepala UPT BLK Lubuksikaping, Haryadi mengatakan sengaja membuat acara menarik berbeda dengan sebelum-sebelumnya dan menampilkan para alumni yang sudah bekerja.

Menurut Haryadi, acara yang dikemas dan dirancang bersama rekan rekannya ini tetap mengikuti Peraturan Pembukaan Pelatihan yang berlaku sesuai dengan standar pembukaan PBK sesuai dengan Kemnaker. Akan tetapi Haryadi mengatakan ditambah sejumlah kegiatan baru berupa, pemutaran video dengan harapan menjadi motivasi dan penyemangat buat para peserta pelatihan.

Menurut Haryadi,
Dengan dibukanya secara resmi PBK Gelombang I di UPT BLK Lubuksikaping, dengan demikian program peningkatan skill di Kabupaten Pasaman telah dimulai untuk tahun 2021 ini. (Mad)