Pasaman,ritvone.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-Perjuangan Kabupaten Pasaman menggelar Rapat konsolidasi eksternal dalam rangka memenangkan H. Benny Utama dan Sabar AS menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pasaman pada Pilkada 2020 mendatang, Jum’at (23/10/2020) di Aula KPN Kogsda Lubuksikaping.

Acara tersebut dihadiri 50 peserta mulai dari Ketua DPC PDI Perjuangan M. Maradongan, Sekretaris Sulaiman, Pengurus Anak Cabang (PAC) dan pengurus ranting se-Kabupaten Pasaman, serta simpatisan lainnya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Tidak itu saja, calon bupati Pasaman H. Benny Utama juga hadir dalam rapat konsolidasi yang disenggarakan DPC PDI- Perjuangan tersebut.

Ketua DPC PDI Perjuangan, M. Maradongan mengatakan bahwa, konsolidasi ini digelar dalam rangka memenangkan H. Benny Utama dan Sabar AS menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pasaman yang didukung oleh PDI Perjuangan pada Pilkada 2020 mendatang.

“Konsolidasi ini merupakan bagian dari mekanisme partai setelah penetapan pasangan yang didukung DPP pada Pilkada Pasaman. Seperti kita ketahui bersama, untuk Pasaman, DPP PDI Perjuangan sudah memutuskan mendukung pasangan Benny Utama -Sabar AS,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Pasaman M. Maradongan.

Selain itu, konsolidasi ini dikatakan M Maradongan juga ditujukan untuk memperkuat infrastruktur Partai dan merapatkan seluruh barisan partai agar solid memenangkan pasangan Benny Utama – Sabar AS dengan jargon BeSar.

“Konsolidasi ini menjadi prioritas kita untuk bergerak cepat, kita solidkan pasukan untuk menggalang suara dukungan rakyat Kabupaten Pasaman demi kemenangan BeSar di Pilkada 2020,” ungkapnya

Dia menegaskan PDI-Perjuangan dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pasaman gotong royong bergerak bersama, solid untuk memenangkan calon bupati dan wakil bupati yang diusung.

“Semua mesin partai pdi perjuangan kita gerakkan, gotong royong, solid bergerak bersama, menjadi energi pemenangan BeSar. Kita saling bergerak bergandengan tangan untuk mendukung penuh “BeSar” demi Terwujudnya Masyarakat Pasaman Yang Lebih Baik dan Bermartabat” tandas Maradongan.

Sekretaris DPC PDI-Perjuangan, Sulaiman menambahkan bahwa tidak boleh ada satu pun kader dan pengurus partai yang tidak mendukung pasangan Benny Utama – Sabar AS (BeSar) karena menurutnya hal itu merupakan bentuk pembangkangan terhadap perintah partai.

“Setiap keputusan yang telah dikeluarkan oleh DPP wajib hukumnya untuk dijalankan oleh seluruh pengurus dan kader partai di daerah, termasuk keputusan untuk mendukung BeSar di Pilkada Pasaman. Ketika ada kader ataupun pengurus partai yang memilih untuk tidak mendukung Paslon Benny Utama – Sabar AS, maka itu sama saja dengan melawan perintah partai,” tegas Sulaiman.

Sementara itu, calon Bupati Pasaman, H. Benny Utama menyambut gembira kegiatan Rapat konsolidasi eksternal yang dilaksanakan DPC PDI-Perjuangan se Kabupaten Pasaman dalam memenangkan Pilkada Pasaman 2020.

“Saya optimis kerja keras dan perjuangan seluruh kader PDI-Perjuangan dan partai pendukung lainnya akan menjadi energi yang kuat untuk menangkan kontestasi Pilkada Pasaman 2020,” sambut Benny Utama.

Dalam orasinya, Benny Utama mengatakan salah satu program BeSar ke depan jika terpilih adalah memastikan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Ini bertujuan untuk menghasilkan masyarakat Kabupaten Pasaman yang cerdas, sehat dan kuat melalui pendidikan, kesehatan dan pengentasan kemiskinan .

Selanjutnya, mewujudkan peningkatkan kualitas dan kuantitas layanan dasar.
“Bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang tertuang dalam
standar pelayanan minimal (SPM) meliputi Pendidikan, Kesehatan, air minum, bencana dan sosial,” ujar mantan Bupati Pasaman periode 2010 – 2015 itu.

Meningkatkan kapasitas infrastruktur di Pasaman juga merupakan program BeSar jika terpilih jadi bupati – Wakil bupati pasaman periode 2021 -2025.

Program ini kata Benny bertujuan untuk penyediaan layanan dan fasilitas perekonomian masyarakat (infrastruktur ekonomi), meliputi akses jalan, air minum, ketenagalistrikan, telekomonikasi dan transportasi. Infrastruktur sosial meliputi prasarana kesehatan dan pendidikan (infrastruktur sosial).

“Dengan pemerataan pembangunan infrastruktur diharapkan mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dan meningkatkan daya saing Kabupaten Pasaman dari daerah lain,” pungkasnya. (Mad)