Pasaman,ritvone.com -Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pasaman sudah sampai pada tahap pendaftaran pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman periode 2021-2025.

Di hari pertama pendaftaran oleh penyelenggara Pilkada yakni KPU Pasaman, ada fenomena menarik. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyerahkan B1 KWK kepada pasangan bacalon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman, H. Benny Utama dan Sabar AS serta dukungan kepada Benny-Sabar untuk pilkada 9 Desember 2020.

Hal ini cukup mengejutkan, karena beberapa kader PKS, baik dari pusat, Propinsi maupun kabupaten sudah “digadang-gadang” akan maju dalam pertarungan pilkada Kabupaten Pasaman 2020 namun di penghujung hari justru rekomendasi partai jatuh kepada pasangan Benny-Sabar.

Penyerahan B1 KWK PKS ke PPada Benny-Sabar ditandai dengan acara “Konsolidasi pemenangan Pilkada 2020 dan Penyerahan B1 KWK Parpol” yang dihadiri oleh seluruh pengurus, kader PKS Pasaman baik DPC maupun pengurus kecamatan, bertempat di Aula Arumas Hotel Lubuk Sikaping, Jum’at (04/09/2020).

Dalam sambutannya, Danny Ismaya, SP, Ketua partai PKS Kab. Pasaman mengatakan bahwa ini adalah proses Pilkada yang sangat melelahkan. “Proses pilkada pasaman kali ini sungguh melelahkan, sejak dari tahun 2005 pilkada di tabuh hingga 2015 kemaren, baru kali inilah pilkada yg melelahkan  bagi PKS” ujar Danny Ismaya.

Danny Ismaya, SP mengajak seluruh pengurus dan kader PKS
agar mendo’akan agar bapak H. Benny Utama dan bapak Sabar AS untuk terpilh menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pasaman di periode yang akan datang. Pernyataan Danny Ismaya langsung disambut dengan appluas meriah dari seluruh peserta dan tamu yang hadir.

Lebih lanjut Wakil Ketua DORD Pasaman tersebut mengatakan bahwa Benny-Sabar adalah tokoh dan putra terbaik Pasaman yg rela berkorban utk mundur sebagai anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat utk menuju masyarakat Pasaman yang lebih baik.

“Sebagai bukti keseriusan PKS utk mendukung Benny-Sabar harus diadakan secara khusus, maka dipilih hari jum’at di tempat yg presentatif yakni Aula Hotel Arumas lubuk Sikaping. Untuk itu saya selaku Ketua partai PKS Kabupaten Pasaman berpesan kepada seluruh pengurus, kader dan simpatisan PKS utk memenangkan Benny-Sabar, dan hari ini kita tabuh genderang bahwa PKS adalah garda terdepan kemenangan Benny-Sabar dan secara struktur pengurus PKS hadir lengkap maka sampaikan kepada seluruh  kader utk memenangkan Besar dan semoga Allah meridhoi perjuangan ini” ajak Danny Ismaya penuh semangat.

Pada kesempatan menyampaikan sambutan, H. Benny Utama mengatakan bahwa PKS Pasaman saat ini sdg bersinar, terbukti dengan naik nya kursi DPRD Pasaman dari 2 kursi menjadi 5 kursi periode 2019-2024.

Lebih lanjut Benny Utama mengatakan bahwa PKS sejak dari tahun 2005 hingga sekarang tetap mendukungnya dalam perhelatan pilkada. “Kebersamaan saya dengan PKS sudah lama sejak 2005 dan pernah merasakan kemenangan dan juga kekalahan. Namun saya berharap agar PKS balik kembali bekerja dengan mesin partainya seperti pilkada 2010 dimana pasangan Benny-Daniel menang dengan suara yg signifikan” kenang Benny Utama.

Harapan Benny Utama ke depan agar di pilkada 2024 yang akan datang, lahir banyak kader dan tokoh untuk maju sebagai calon pemimpin Pasaman ke depan seperti Sabar AS, Rahmat Saleh, dll.

“Sebenarnya Pasaman pernah berada pada “track” benar yg terbukti dengan diraihnya Prasamya Purna Karya Nugraha 3 kali berturut2, pernah menjadi peringkat 10 besar Kabupaten terbaik, peringkat 1 perencanaan daerah terbaik se Indonesia, maka kami berharap akan kembali menata kab Pasaman ini di jalur yg benar.
Banyak pertanyaan kepada saya kenapa memilih Sabar AS..?? Jawaban saya karena  beliau muda dan polling surveynya berada di pisisi 2 tepat di bawah saya, hal ini merupakan keadaan yg membuat saya memikirkan estafet kepemimpinan di masa yang akan datang dengan tidak menyampingkan tokoh muda lain seperti Rahmat Saleh Nasution yang nota Bene adalah kader PKS” papar Benny Utama.

Dalam kesempatan ini, Benny Utama menegaskan bahwa pasangan Benny-Sabar tidak pernah berniat untuk “memborong partai”, namun mekanisme dari masing-masing partai berproses secara alami dan tanpa mahar.

“Di masa injury time untuk pendaftaran ke KPU partai PKS dan partai Nasdem memberikan kepercayaan dan rekomendasi berupa surat B1 KWK kepada Benny-Sabar. Hal ini mungkin jalan yang diberikan Allah SWT untuk menuju Pasaman yg lebih baik.

Tidak ada niatan bagi kami bersama Dinda Sabar AS untuk memborong partai dan terakhir himbauan saya adalah memilih kotak kosong bukan merupakan kesalahan namun tidak memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat” pungkas Benny Utama. (Mad)