Padang, Ritvone — Pelantikan Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama Provinsi Sumatera Barat masa khitmah 2020- 2024 sekaligus Harlah NU Ke-94, dengan tema “membangun Kemandirian NU di Ranah Minang” dihadiri Annahdhiyiin se Sumatera Barat, Tokoh Masyarakat berjalan sukses dan meriah.

Hadir KH. Sa’id Aqil Siradj ketua umum PBNU, Eman Suryaman Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), M.Aqil Ilham Sekjen PBNU, Gubernur Sumatera Barat, Walikota dan Bupati se Sumbar, Kakankemenag Kab/Kota se Sumbar, KUA, Kepala Madrasah, PC NU Kab/Kota se Sumbar Rektor NU, Sabtu (29/02/20) di Auditorium Gubernur Sumatera Barat.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menuturkan bahwa Sumbar memiliki banyak jemaah NU, namun belum banyak secara jam’iyyah. Hal ini dapat dilihat ketika melakukan perjalanan ke berbagai daerah saat safari Ramadhan beberapa tahun belakangan ini, banyak ditemukan masyarakat yang melakukan ibadah dengan pendekatan cara ibadah NU.

“Ini fakta bahwa NU banyak di Sumbar, semakin solid dan kuat semakin kuat juga kami sebagai pemerintah, sudah mendarah daging NU di Sumbar,” kata Irwan Prayitno, Sabtu (29/2/2020).

Irwan Prayitno berharap, agar setiap anggota NU meresapi nilai-nilai NU dan menjadikannya untuk berjihad dalam bidang kehidupan masing-masing. Islam memiliki nilai untuk memajukan semua kegiatan NU.

“NU merupakan ormas yang hidup dalam tingkat grass root atau akar rumput. Bukan pada tataran elit. Saya melihat kehidupan NU nampak pada pesantren, sekolah, dan madrasah, dan lainnya,” ujarnya.

KH.Hendri Rois Syuriah PWNU Sumbar menuturkan bahwa Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama Sumatera Barat Bertekat menjaga, memelihara pancasila dan UUD 1945, serta Kebhinekaan.

Pengurus menjadikan program utama menjaga dan mempertahankan i’tikat ahlussunnah wal jamaah, bertekat menjadikan NU gerakan fikrah, gerakah harakah dan gerakan amaliyah.

Lebih lanjut KH.Hendri mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya melihat besarnya animo masyarakat untuk acara harlah NU ke 94 ini, sehingga auditorium gubernur yang sangat besar ini melimpah sampai ke luar, “ini sebagai bukti bangkitnya girah Annahdhiyiin di Sumatera Barat” tuturnya.

Ketua Tanfiziyah PWNU KH.Ganefri berharap bahwa, ” semoga hari sebagai semangat kebangkitan NU Sumatera Barat, luar biasa meriah acara pelantikan dan harlah NU ke 94 ini” tuturnya.

“kita pengurus bertekat meningkatkan perekonomian umat dan meningkatkan kualitas pendidikan” tambahnya sesuai tema pelantikan dan harlah ke-94 membangun kemandirian NU di Ranahminang, semoga ini tercapai” harap KH.Ganefri dengan raut wajah bahagia.

Sejak berdirinya NU di republik ini, kata Irwan Prayitno, pemerintah sudah sangat dekat dengan NU. Berbagai zaman dilewati seperti saat orde lama maupun orde baru sampai saat ini. Menurut dia, NU memiliki pemahaman dengan melakukan pendekatan kepada pemerintah. Siapa saja yang menjadi pemimpin pemerintahan maka itulah didukung.(adn)