Pessel — Heru Kisnanto (27) asal Nagari Rawan Gunung Malelo, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan ini. Alumni Pondok Pesantren Ashabul Yamin Lasi Tuo Kabupaten Agam, setelah menamatkan Pesantren selama tujuh tahun melanjutkan studi S1 di IAIN IB Padang yang kini UIN IB Padang tamat tahun 2016.

Ia kini bersama pemuda yang ada di nagari tersebut saat ini tengah menghidupkan semangat santri, dengan membangun lembaga pendidikan persantren melalui yayasan yang dirintisnya dengan nama Yayasan Tarbiyah Islamiyah (MTI) Ashabul Kahfi.

Yayasan tersebut didirikan baru tahun 2018 dan memulai proses belajar dan mengajar Juli 2018. Dan masih terus berkembang dengan perjuangan apa adanya.

Lokasi pesantren ini, terletak sekitar 2 kilometer dari jalan raya tepat SMK 1 Negeri Sutera. Sebelah kanan dari arah selatan dan kiri dari arah Kota Painan atau Utara Kabupaten Pesisir Selatan.

“Saya bersama kawan-kawan terus berupaya pesantern ini bisa menjadi pusat pendidikan agama di Pesisir Selatan. Dan bisa melahirkan santri-santri yang berakhlak mulia, dan masyarakat sangat mendukung kehadiran pesantren ini” tutur Heru.

“Alhamdulillah berkat kerja keras, yayasan dari MTI Ashabul Kahfi sekarang sudah berbadan hukum, dengan adanya Aktenotaris dan SK Menkumham, didukung 12 orang guru” ujarnya Heru.

Lebih lanjut Heru menyampaikan bahwa, “untuk kemajuan pesantren ini ke depan kami akan lengkapi, hal-hal yang harus dilengkapi”

Salah seorang tokoh masyarakat ketika dihubungi wartawan ritvone.com, Rabu (18/12/19) menyampaikan rasa syukur dan terimakasih atas kehadiran MTI Ashabul Kahfi di Pesisir Selatan, “Kami tokoh masyarakat di sini sangat bersyukur dan berterimakasih kepada ustadz Heru dan kawan-kawan yang telah mendirikan pesantren di sini, semoga pesentren ini bisa berkembang pesat dengan dukungan masyarakat dan tokoh masyarakat” ujar Herman Ketua Ikatan Pemuda Pemudi Dusun Lanpanjang (IPPDL) Kenagarian Rawang Gunung Malelo Surantih Kec. Sutera Kab. Pesisir Selatan. (adn)