PADANG — Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menghadiri upacara peringatan HUT TNI ke-74 tahun 2019 di lapangan Imam Bonjol Padang, Sabtu (5/10/2019). Komandan Resor Militer (Danrem) 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P bertindak sebagai Inspektur upacara (Irup).

Upacara yang berlangsung penuh khidmat itu, dihadiri ratusan tamu dan undangan, diantaranya, Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs Fakhrizal, M.Hum, Danlantamal II Padang Laksma TNI Dafit Santoso, Danlanud Sutan Sjahrir Kolonel Pnb Purwanto Adi Nugroho, Kajati Sumbar Priyanto, unsur TNI/Polri, dan Jajaran pimpinan OPD pemprov Sumbar.

Pada upacara itu, Danrem Kunto Arief Wibowo membacakan sambutan tertulis Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto. Antara lain, Panglima TNI menyebutkan tema singkat “TNI Profesional Kebanggaan Rakyat” memiliki makna bahwa TNI telah menunjukkan profesionalitasnya, dalam melaksanakan setiap tugas yang telah dipercayakan rakyat, bangsa dan negara.

“Saya yakin seluruh rakyat Indonesia juga
bangga terhadap profesionalitas TNI-nya. Hal itu harus disyukuri sekaligus menjadi cambuk bagi kita semua untuk berbuat lebih baik lagi,” katanya.

Dalam sambutannya Panglima TNI menyampaikan rasa hormat dan bela sungkawa yang mendalam atas gugurnya prajurit-prajurit terbaik TNI dalam melaksanakan tugas negara, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kesabaran.

Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru. Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang.

“Saat ini kita sudah masuk dalam peperangan berbagai dimensi, sebagai contoh perang siber yang disertai perang informasi, walaupun tidak menghancurkan, namun sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara, TNI harus siap menghadapinya,” tegasnya.

Menghadapi kompleksitas ancaman di atas, diperlukan Postur TNI ideal yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan negara dengan membangun kekuatan TNI, telah dibentuk beberapa organisasi baru pada kurun waktu 2018 sampai dengan 2019, yaitu:

Pertama, Pembentukan Divisi Infanteri-3/Kostrad, Koarmada III, Koopsau III dan Pasmar-3 Korps Marinir pada tanggal 11 Mei 2018, guna menghadapi trouble spot di wilayah Indonesia bagian timur.

Kedua, Pembentukan Satuan TNI Terintegrasi (STT) Natuna pada tanggal 18 Desember 2018 sebagai pangkalan aju bagi unsur-unsur TNI yang beroperasi di wilayah utara Indonesia.

Ketiga, Pembentukan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI pada tanggal 30 Juli 2019 untuk menyelenggarakan operasi khusus guna menyelamatkan kepentingan nasional di dalam maupun di luar wilayah NKRI.

Keempat, Pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, II dan III pada tanggal 27 September 2019 untuk menyelenggarakan kampanye militer, operasi gabungan dan operasi lainnya dalam rangka melaksanakan tugas pokok TNI.

Selanjutnya Panglima TNI juga memberikan penekanan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI dimanapun berada dan bertugas, untuk perkokoh iman dan takwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta luaskan hati untuk terus beribadah, karena hanya kepada-Nya lah kita berserah diri.

“Marilah kita tingkatkan soliditas TNI, pegang teguh nilai-nilai keprajuritan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika,” ajaknya.

Tingkatkan kewaspadaan dan profesionalitas serta kualitas SDM dalam menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang kian kompleks, jadilah agen perubahan yang positif.

“Yang terpenting, jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita adalah semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini,” sebutnya.

Terakhir Danrem Kunto Arief Wibowo mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-74 Tentara Nasional Indonesia. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, senantiasa menyertai dan meridhoi setiap langkah pengabdian TNI bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang sangat kita cintai bersama.

nov

humassumbar