Pasaman,ritvone.com..Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Pasaman Yang Diketua Tommy Irawan Bersama Sekretaris Eki Noprismond serta beberapa anggota MPC PP Pasaman turut hadir pada Rakerwil Ke  VII MPW Sumatera Barat Di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Juma’t (20/9/2019)

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit menghadiri langsung acara Rapat Kerja Wilayah (Rakkerwil) ke VII Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sumatera Barat. Nasrul duduk ditengah tengah antara Erick Hariyona ( Ketua MPW PP Sumbar) dan Arif Rahmat, SH ( Sekjend MPN PP).

Nasrul hadir ditengah-tengah Pemuda Pancasila sekaligus untuk membuka Rakerwil ke VII di Sumbar ini. Harapan dari Wagub semoga Pemuda Pancasila selalu siap dan sedia ketika ada masalah yang harus melibatkan mereka.

Kehadiran Pemuda Pancasila diharapkan jika semula hanya sebagai penonton pembangunan, Erik Hariyona menginginkan Pemuda Pancasila di Sumatera Barat harus menjadi pelaku.

“Mungkin selama ini kita sebagai penonton pembangunan, saya harap kita bisa menjadi pelaku,” ungkap Erick.

Erick juga menyarankan untuk mengerahkan Pemuda Pancasila sebagai satgas untuk membantu mengatasi asap yang datang dari Provinsi tetangga. Karena dapat diketahui, Sumatera Barat yang sebenarnya tidak terlalu rawan dengan Kebakaran Hutan, namun terdampak asap dari Provinsi tetangga sehingga tidak dapat dipungkiri Sumbar juga mendapat asap kiriman.

“Rekomendasi kami kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, jadikanlah Pemuda Pancasila sebagai satgas untuk membantu meminimalisasikannya” Sambung Erick.

Sambutan dilanjutkan dengan Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, Arif Rahman SH. Beliau juga selaku perwakilan atas tidak berkenan hadirnya Ketua Umum Pemuda Pancasila.

Arif menginginkan anggota Pemuda Pancasila memiliki pemikiran kreatif dan inovatif. Seperti halnya, ketika masyarakat Indonesia mampu mengenal apa itu masakan Padang. Tidak menutup kemungkinan jika masakan Padang mampu Go-Internasional.

Arif juga menambahkan sifat rendah hati yang harus dimiliki oleh seorang anggota dari Pemuda Pancasila. Sifat dimana menjadi orang yang tidak pernah merasa hebat, namun hebat dalam merasakan. Merasakan penderitaan masyarakat, merasakan keluh kesah masyarakat, hingga merasakan kondisi masyarakat.

“Saya pengen Pemuda Pancasila ini jangan pernah merasa hebat, tetapi hebatlah merasa. Jangan pernah merasa pintar tapi pintarlah merasa”,ucap Arif.

Terakhir, acara pembukaan Rakerwil diakhiri dengan pembukaan langsung oleh Wakil Gubernur. Lalu dilanjutkan dengan acara foto bersama.
(Mad)