Ritvone.com Agam — Tim Khusus Silaturrahmi Kementerian Agama  Kabupaten Agam kunjungi Masjid Jama’atul ‘Amaliyah Seratus Janjang Nagari Canduang Koto laweh Selasa 28 Mai 2019, dalam kunjungan Tim Silaturrahmi tersebut diikuti oleh para pejabat dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam yaitu Kasi PHU (Penyelenggaraan Haji dan Umrah) Zulkarnain Batubara, S.Ag, Kasi PAIS (Pendidikan Agama Islam) H. Mursal Asmir, S.Ag. MH, Kepala KUA Kecamatan Canduang H. Basyaruddin, SH beserta jajaran (Penghulu, PAIF dan PAH beserta Staf KUA) Pengawas Madrasah Helmi, M.Pd, Kepala Madrasah Tsanawiyah 8 Agam Syukriati, S.PdI dan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Agam Harnizus, S.PdI.

Acara diawali berbuka bersama dengan pemuka Masyarakat dilokasi, sebagai bentuk memuliakan dan tradisi masyarakat setempat dalam memuliakan para tamu kehormatan yang datang. Dalam sambutan ketua Tim Silaturrahmi yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Agam H. Edy Oktafiandi, S.Ag menyampaikan yang melatarbelakangi dibentuknya Tim Khusus Silaturrahmi Ramadhan Kemenag Agam ini merupakan tugas dan tanggungjawab yang diemban oleh Kementerian Agama untuk meyampaikan pesan-pesan agama kepada masyarakat secara keseluruhan, khusus di Kabupaten Agam sesuai dengan visi dan misi kabupaten untuk mewujudkan Agam Madani. Kemenag Agam dan pemerintah daerah bahu membahu untuk mewujudkannya, ibaratkan aua dengan tabiang sanda basanda kaduonyo. jadi Tim Khusus Silaturrahmi Kemenag ini bukan merupakan tandingan dan program saingan pemda Agam, sebut Kakankemenag Agam untuk memperkuat agar tidak ada kesalah pahaman mengenai keberadaan Tim Khusus Kemenag Agam ini.

Kabupaten Agam ini sangat luas yang terdiri dari 82 Nagari ditambah 16 nagari persiapan hasil dari pemekaran nagari di Kabupaten Agam sejak tahun 2017 lalu dari delapan nagari induk. Dari 98 Nagari di Agam tesebut terdapat 549 Masjid yang terletak diseluruh nagari (sumber Simas Kemenag), dapat dipahami tentu tidak seluruhnya dapat dikunjungi oleh Tim Silaturrahmi Pemerintah Daerah inilah yang menjadi target Tim khusus Kemenag  Agam, hal ini disampaikan oleh Kemenag menanggapi sambutan tokoh masyakat MT. Malin Tumangguang yang menyampaikan ucapan terima kasih dan sangat bangga atas kunjungan Tim Khusus Silaturrahmi Kemenag Agam, “Masajik kami ko jauah talatak di suduk Agam yang babateh jo Kabupaten Tanah Data dalam sapuluah tahun terakhirko indak pernah kami disiko mandapek kunjungan Tim Ramadhan, jankan kunjungan Tim Provinsi dari Kabupaten sajo indak ado yang lai hanyo Tim dari Nagari, dan kami sangat terhibur dan dan bangga Bapak-bapak dari Tim Kemenag alah mamiliah musajik kami ko sebagai tujuan Silaturrahmi” inilah ungkapan rasa bangga yang disampaikan tokoh masyarakat menyambut Tim Silaturrah Kemenag  Agam.
Kemanag juga mengingatkan bahwa semenjak tahun 2000 yang lalu pemerintah daerah menggalakkan kembali ke nagari babaliak kasurau, Edy menghimbau masyarakat untuk dapat mewujudkan intisari dari peraturan daerah tersebut, yaitu dengan meramaikan masjid dan mushalla dengan kegiatan-kegiatan keagamaan, melantunkan lagi suara bacaan al-Qur’an yang sekarang sudah mulai sunyi ditengah masyakat, kita hidupkan lagi program magrib mengaji dan tahfidz, tahfidz sekarang ini menjadi perhatian disetiap jenjang pendidikan perguruan tingi sekarang akan menerima mahasiswanya yang tahfidz tanpa tes dan bahkan tanpa mengeluarkan biaya sepersenpun.

Dalam kunjungannya Kemenag agam juga menyerahkan waqaf al-Qur’an yang menjadi salah satu ikon Kemenag tahun ini yang diserahkan oleh Kasi PHU Zulkarnaian Batubara, S.Ag, disamping itu juga menyerahkan titipan dari mitra kerja Kementerian Agama, Bank Syari’ah Mandiri dan BPD Syari’ah berupa sajadah shalat yang diserahkan oleh Kasi PAIS H. Mursal Asmir, S.Ag MH dan sekaligus menyerahkan infaq waqah dari siswa yang digalang dari seluruh madrasah se Kabupaten Agam senilai tiga juta rupiah yang diserahkan langsung oleh H. Edy Oktafiandi, S.Ag dan acara dilanjutkan dengan ceramah agam oleh Ustad Darno Efendi, S.Pd I. M.Pd (penyuluh Agama Islam non PNS yang diusung mewakili Kabupaten Agam dalam penilaian penyuluh teladan tingkat Provinsi, dengan program-program keagamaan dan inovasi yang telah dikembangkannya di wilayah binaan). (ydl)