Ritvone.com, Batusangka – Masjid Raya Limo Kaum berada di tengah-tengah Nagari Lima Kaum, Balai Sariak, Jorong Tigo Tumpuak, sekitar 20 meter dari jalan arah Batusangkar menuju Padang berdiri pertengahan abad ke-17.

“bangunan yang berdiri sekarang dibangun pada tahun 1710, dan bahan kayunya di ambil dari talago gunuang, jaraknya lebih kurang 15 km dari lokasi bangunan Mesjid ini” tutur Irwandi, M.A Sekretaris Pengurus Mesjid Raya Lima Kaum.

“Mesjid ini ditetapkan menjadi cagar budaya oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia tahun 2010 bersama beberapa masjid lain di Sumatera Barat, seperti Masjid Bingkudu di Nagari Canduang, Masjid Rao Rao di Nagari Rao Rao, dan Masjid Raya Ganting di Kota Padang” tambah Ustadz Irwandi.

“dilihat dari bangunan mesjid dan bahan yang dibawa lebih kurang 15 km dari lokasi mesjid, mengingatkan kita dengan kokohnya persatuan dan kesatuan nenek moyang kita dahulu” ungkap Ustadz Eri Gusnedi, M.A pemimpin redaksi ritvone.com yang mampir shalat zuhur di Mesjid kuno ini, Minggu, (02/09/18), “saya sangat ta’ajjab melihat mesjid kuno ini, betapa ringan samo dijinjiang barek samo dipikua betul-betul dipraktekkan oleh orang tua kita dahulu dengan segala keterbatasan mampu membuat mesjid yang tinggi dan kokoh sehingga masih mampu bertahan sampai sekarang” tambah Ustadz Eri Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Alumni MTI dan Pondok Pesantren (HAMTIPP).

*eg*