Ritvone.com, SIDOARJO – Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan.

Masalah kemiskinan adalah masalah global. Di Indonesia masalah kemiskinan seperti tidak kunjung usai. Masih banyak kita dapati para pengemis dan gelandangan berkeliaran tidak hanya dipedesaan bahkan di kota-kota besar seperti Jakarta pun pemandangan seperti ini menjadi tontonan setiap hari.

Dampak kemiskinan yang akan terjadi bagi masyarakat umum adalah pengangguran, kekerasan, pendidikan, kesehatan, keamanan, dan kenyamanan sedikit terganggu.

Masyarakat ingin bebas dari kemiskinan agar apa yang diharapkan Bangsa Indonesia bisa terwujudkan.

Upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia dapat dilakukan dengan strategi yang cukup efektif yaitu membuat pertumbuhan ekonomi bermanfaat bagi rakyat miskin, membuat layanan sosial bermanfaat bagi rakyat miskin, dan membuat pengeluaran pemerintah bermanfaat bagi rakyat miskin

Upaya selanjutnya bisa melalui, menciptakan lapangan kerja sehingga mengurangi pengangguran, menghapus korupsi dan ditindak tegas setiap orang yang terlibat dalam masalah korupsi, menggalakan program seperti zakat, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, meningkatkan akses masyarakat miskin kepada pelayanan dasar (beasiswa untuk mahasiswa miskin dan mahasiswa berprestasi).

Kesimpulannya, kemiskinan merupakan masalah yang kompleks yang memerlukan penangan lintas sektoral, lintas profesional dan lintas lembaga. Departemen sosial merupakan salah satu lembaga pemerintah yang telah lama aktif dalam program kemiskinan.

Saran dari saya, Indonesia sebagai negara yang kaya akan sumber daya alamnya, sebaiknya pemerintah ataupun masyarakat bekerjasama untuk ikut serta dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia agar perekenomian atau kemiskinan di Indonesia bisa bangkit dan tidak terpuruk.

Untuk memaksimalkan pengentasan kemiskinan, kita dapat memanfaatkan sumber daya alam dengan baik contohnya dalam wilayah terkecil di Desa apa yang bisa dimanfaatkan dan masyakarat ikut andil dalam mengelola potensi kemajuan perekonomian khususnya warga yang tidak bekerja atau pengangguran.

Oleh : Ana Fadillah Rochmawati (Mahasiswi Prodi Administrasi Publik FISIP Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)