Oleh : KH Aby Muhammad Zamri Tuanku Kayo Khalifatullah

Saudaraku…HIDUP adalah sebuah PERGERAKAN. Karena itu, ISTIRAHAT adalah bagian terpenting dalam kehidupan. Istirahat merupakan cara yang paling ampuh dalam mengembalikan energi yang telah digunakan dalam gerakan. Istirahat bukan hanya berhenti sejenak, tetapi seluruh kegiatan yang dapat merelaksasikan jiwa da raga kita dan mengembalikan semangat juang.

Saat semangat mulai lemah…
Saat nafas-nafas nurani mulai tersengal …
Saat pencarian mutiara di lubuk hati mulai terasa sia-sia..
Maka ingatlah,

“…Dialah (Allah) yg memperkuatmu dengan pertolongan-Nya dan dengan para mukmin.” (QS. Al-Anfal:62)

Istirahatlah sejenak dari rutinitas mu
sesekali rasakanlah harmoni alam ini
rasakan semilir angin, merdunya kicauan burung, dan gemericik air
nikmati PENCERAHAN Ramadhan
pejamkan matamu
rasakan kesegaran itu
biarkan ia merasuk dalam dirimu
ucapkanlah takbir, tahmid, dan tahlil akan kebesaran Allah dari lubuk hatimu.

Instirahatlah sejenak Saudaraku,
Karena hatimu pun perlu suatu kesegaran.
Zikir menyegarkan hati.
Shalat 5 waktu pun rehat bagi diri.
I’tikaflah untuk berdiam diri,
Menyepi di Masjid, pasrah pada Ilahy

I’TIKAF melepaskan pikiran dari semua hal yang menarik, membebani, maupun mencemaskan dalam hidup kita sehari-hari. Mendatangkan ketenangan, ketentraman dan CAHAYA yang menerangi hati.

I’tikaf bermanfaat untuk KESEHATAN mental dan fisik. Secara mental kita akan tetap memiliki emosi positif. Otak butuh penyegaran dan istirahat sejenak. Setelah istirahat, otak akan memicu “Aha moment” yang dikenal sebagai kemunculan ide-ide kreatif dan baru.

I’tikaf juga meningkatkan daya tahan tubuh. Membuat batin lebih tenang dan bisa membangkitkan kekuatan baru.
Menghidupkan hati dengan selalu melaksanakan ketaatan dan ibadah kepada Allah SWT.