Ritvone.com, Padang -Alumni MTI dan Pondok Pesantren, laksanakan pembentukan Organisasi Alumni MTI dan Pondok Pesantren, Minggu (11/03) di Masjid Ahlussunnah Waljamaah Sungai Sapiah Padang.

“Pertemuan hari ini sebagai tindak diskusi alumni MTI dan Pesantren di Sungai Bangek Koto Tangah, Minggu (18/02/18), agar alumni membentuk sebuah organisasi yang bisa mewadahi seluruh alumni MTI dan Pesantren, dalam bentuk diskusi dan pengajian rutin, disamping sebagai ajang silaturrahmi dan maulang kaji antar sesama penganut Aswaja, ” tutur Ustadz Zainal Abidin Taher salah seorang penggagas pembentukan organisasi ini.

Terbersit ide dari 5 orang alumni MTI dan Pondok Pesantren yang berbeda almamater, agar ada wadah yang menyatukan setiap alumni MTI dan Pesantren Aswaja bermazhab Syafi’iyah perlu membentuk sebuah organisasi, “ide ini timbul setelah diskusi, Minggu (18/03) di rumah Zuarlis Shaleh Sungai Bangek, lima orang ini adalah H. Zuarlis Shaleh, H. Abdul Rahman, Syuhaili Irsyad, B.A, Zainal Abidin Taher dan Jamaris Amir” tutur Buya H. Abdul Rahman, “namun dengan kerjasama dan kebutuhan dibentuklah tim penggagas dengan berjumlah 13 orang” tambah Buya H.Abdul Rahman.

Tim Penggagas terdiri dari beberapa orang yang masing-masing berasal dari alumni MTI dan Pesantren yang berbeda, Ustadz Drs. H. Zuarlis Shaleh, S.H (alumni MTI Candung), Ustadz Zainal Abidin Taher (alumni MTI Jaho), Buya Jamaris Amir Tk. Mudo (alumni MTI Bt. Kabung), Ustadz Suhaili Asyad, B.A. (alumni MTI Candung), Ustadz Firman Nur, B.A, (alumni MTI Lubeg), Tk. Akmaluddin, M.A., (alumni Pesantren Ringan-ringan), Ustadz Bulkianur, SAP (alumni MTI Pasir IV Angkek), Tk. Ali Hasyimi Ms., M.Pd.I., (alumi pesantren), Marnis, S.Pd.,(alumni MTI Jaho), H.Mhd.Natun, B.A (alumni MTI Malalo), Radiati, S.Pd.I (alumni MTI Lubeg), Mariatun (alumni Bt. Kabung) dan Dra. Nulisma (alumni MTI Candung).

“diharapkan lahirnya organisas ini menupang organisasi aswaja yang sudah ada, yang spesialisasinya bergerak di aspek spritual, kajian tasawuf, tauhid dan fiqih dalam lingkup Ahlussunnah Waljamaah, diskusikan lalu tuliskan dan sebarkan kepada jamaah” jelas Buya Prof. DR. H. Syamsul Bahri Khatib, M.A.

Akhir dari pertemuan ini, peserta rapat sepakat menetapkan 13 penggagas menjadi tim formatur yang diketuai oleh Ustadz Zainal Abidin Taher. Pertemuan ditutup dengan doa yang diimpin oleh Tk. Ali Hasmi, Ms., M.Pd.I.

*eg/nh*