TARBIYAH – NU – JAM’IYATUL WASLIYAH

Riau, ritvone.com Ustadz Abdussamad Bukak Ranji hubungan Persatuan Tarbiyah Islamiyah, Nahdhatul Ulama dan Jam’iyatul Wasliyah pada tabligh akbar, Rabu (11/10/17) di Provinsi Riau.

Syekh Ahmad Khatib bin Abdul Lathif al-Minangkabawi Mufti Madzhab Syafi’I sekaligus Imam di Masjidil haram Makkah, memiliki banya murid berbagai Negara termasuk Indonesia diantara muridnya diantaranya KH Hasyim Asy’ari, Syekh Sulaiman Arrasuly, Hasan Ma’sum dan Syekh Mustafa Husen yang menjadi orang terkenal di Indonesia dan Dunia dan masing-masing murid beliau ini mendirikan Pesantren dan Oraganisasi Islam di kampungnya.

“Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari, pulang kejombang mendirikan pesantren di Tebu Ireng dan mendirikan Ormas yang diberi nama Nahdlatul Ulama, Syekh Sulaiman Arrasuly pulang ke Sumatera Barat mendirikan pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah di Candung dan mendirikan ormas yang diberinama Persatuan Tarbiyah Islamiyah, Hasan Ma’sum kembali ke Medan Sumatera Utara menjadi mufti dikerajaan Deli dan murid-murid beliau mendirikan Ormas yang disebut dengan al-Jam’iyatul Wasliyah, makanya tiga ormas ini disebut dengan Kaum Tuo yang nasabnya sampai kepada  Syekh Ahmad Khatib bin Abdul Lathif al-Minangkabawi dan murid beliau berikutnya Syekh Mustafa Husen kembali ke Mandahiling Natal mendirikan Pesantren yang diberi nama Mustafawiyyah Purba Baru” jelas Ustadz Abdus Samad dalam ceramah beliau di Riau 11/10/17.

KH Hasyim Asy’ari           : Nahdlatul Ulama (Aswaja) lahir di Pulau Jawa

Syekh Sulaiman Arrasuly : Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Aswaja) lahir di Sumatera Barat

Hasan Ma’sum                 : al-Jam’iyatul Wasliyah (Aswaja) lahir di Sumatera Utara

Tiga Ormas ini Seperguruan namun lahir di daerah yang berbeda dengan amalan sama, karena sama-sama berguru kepada Syekh Ahmad Khatib bin Abdul Lathif al-Minangkabawi