Disampaikan Oleh
Ustadz Eri Gusnedi, M.A
س: كَيْفَ اْلِاعْتِقَادُ بِالقِدَمِ للهِ تَعَالَى؟
ج: هُوَ أَنْ نَعْتَقِدَ أَنَّ اللهَ تَعَالَى قَدِيْمٌ, أَعْنِى أَنَّهُ مَوْجُوْدٌ قَبْلَ كُلِّ شَيْءٍ وَأَنَّهُ لَـمْ يُمْكِنْ مَعْدُوْمًا فِيْ وَقْتٍ مِنَ اْلأَوْقَاتِ وَأَنَّ وُجُوْدَهُ لَيْسَ لَهُ أَوَّلٌ بِخِلَافِ عُمَرَ مَثَلًا فَوُجُوْدُهُ لَهُ أَوَّلٌ وَهُوَ خَلْقُ النُّطْفَةِ الَّتِي خَلَقَ مِنْهَا.
Soal     Bagaimana cara meyakini Dahulu (Qidam) nya Allah ?
Jawab  Hendaklah kita meyakini bahwasanya Allah itu Maha Dahulu adaNya, yakni   Allah   itu   ada   sebelum   adanya   sesuatu   selainNya,   dan bahwasanya Dia tidak terikat waktu dan keberadaanNya tanpa awal
هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآَخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ ( الحديد: 3)
Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin[1452]; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
[1452]. Yang dimaksud dengan: Yang Awalialah, yang telah ada sebelum segala sesuatu ada, Yang Akhir ialah yang tetap ada setelah segala sesuatu musnah, Yang Zhahir ialah, Yang nyata adanya karena banyak bukti- buktinya dan Yang Bathin ialah yang tak dapat digambarkan hikmat zat-Nya oleh akal
س: كَيْفَ اْلِاعْتِقَادُ بالبقاء لله تَعَالَى؟
ج: هُوَ أَنْ نَعْتَقِدَ أَنَّ اللهَ تَعَالَى بَاقٍ, وَأَنَّ بَقَاءَهُ لَيْسَ لَهُ نِهَايَة فَمَعْنَى كَوْنه تَعَالَى بَاقِيًا أَنَّهُ لَا آخِر لِوُجُوْدِهِ
Soal       Bagaimana cara meyakini Kekekalan (Baqa’) Allah ?
Jawab  Hendaklah meyakini bahwasanya Allah itu Dzat yg kekal abadi dan kekekalanNya tersebut tanpa batas akhir. Dan hendaklah meyakini bahwasanya Dia tidak pernah berubah sama sekali serta Dia tidak pernah bersifat tiada pada pada waktu tertentu (kekekalanNya tidak terikat ruang dan waktu).
وَلَا تَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آَخَرَ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ كُلُّ شَيْءٍ هَالِكٌ إِلَّا وَجْهَهُ لَهُ الْحُكْمُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ (القصص: 88)
Janganlah kamu sembah di samping (menyembah) Allah, tuhan apapun yang lain. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Bagi-Nyalah segala penentuan, dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.